Blog Detail

6 Cara Sembuhkan Patah Hati

6 Cara Sembuhkan Patah Hati

04 Dec 18
admin
No Comments

Patah hati memang tak pernah mudah. Padahal mungkin anda sudah mengantisipasi sejak anda berani jatuh cinta. Segala teknik kamu kerjakan untuk move on. Berusaha menyembuhkan luka dan membetulkan hati yang awalnya retak-retak. Tapi move on saja tak cukup, guys. Karena move on dengan kata lain kamu hanya beralih di satu jalur horizontal. Kamu butuh peningkatan, agar patah hatimu nggak sia-sia.

Karena itulah, move up jauh lebih berguna. Secara logika, move up dengan kata lain kamu beralih secara vertikal. Seperti ketika naik tangga, satu langkah dapat membawamu semakin ke atas. Begitu pun seharusnya kita menanggulangi sakit hati. Setelah patah hati hebat, telah seharusnya kita mengerjakan perbaikan besar-besaran supaya dapat naik tingkat. Caranya?

1. Patah hati ialah waktu yang tepat guna ambil libur dan travelling sendiri. Lihat dunia luar, biar anda paham bahwa di dunia ini manusia tidak saja dia doang

6 Cara Sembuhkan Patah Hati

6 Cara Sembuhkan Patah Hati

Pernahkah kamu beranggapan bahwa malah saat patah hati, ialah saat yang tepat guna traveling sendiri? Jadi anda yang selalu berdalih tak punya masa-masa atau menantikan momen yang tepat, berikut waktunya mengajukan libur dan menggali destinasi. Apalagi bila kamu kendala melupakan dia sebab rasa-rasanya semua sudut kota membuatmu terkenang padanya. Travelling bila dihayati tak melulu sekadar jalan-jalan ke luar kota dan beli oleh-oleh guna keluarga. Kamu dapat bertemu tidak sedikit orang baru, menemukan tidak sedikit persepsi baru, dan mencari pengetahuan baru yang menambah kualitasmu sebagai seorang manusia. menurut Agen Judi Online Terpercaya Travelling sendiri pun membuatmu menuntut diri untuk berdikari dan dewasa. Jadi segera angkat ranselmu dan berpetualang!

2. Sakit hati kadang memang menciptakan emosi tak terkontrol. Tapi jajaki deh kenali diri sendiri, cari tahu bagaimana teknik menata emosimu sendiri

Saat anda sedang patah hati, emosi tak karuan rasanya. Penginnya melulu melamun, galau, kemudian nangis. Lihat apa-apa ingat mantan, dan ujung-ujungnya hati tergoda guna menghubunginya untuk menggali tahu apa hubungan dapat diperbaiki lagi. Kamu pun menambah luka sendiri dengan rajin stalking medsos mantan. Intinya ialah emosimu barangkali sedang labil-labilnya. Namun di momen ini malah saat yang tepat buatmu guna coba duduk tenang dan merenung. Coba kenali dirimu melewati emosi-emosi yang meledak dalam dada itu. Jangan lupa, cari tahu teknik meredamnya. Karena sebetulnya yang tahu bagaimana mengatur emosi, melulu dirimu sendiri.

3. Bila sekitar pacaran keseringan sama dia saja, ini saatnya anda memperluas pergaulan. Jangan melulu diam di rumah, bila mau cepat menyembuhkan luka

Dulu masa-masa masih punya pacar, ke mana-mana sama dia. Datang ke acara apapun sama dia, akibatnya kecil bisa jadi untuk dapat kenalan atau ngobrol dengan orang lain. Sementara teman-temanmu sendiri juga nyaris dilupakan. Waktu senggangmu hanya dikuras untuk berkencan, tak sempat bahwa anda juga perlu teman. Nah, berikut saatnya guna mengubah waktu-waktu yang hilang ketika pacaran itu. Perbaiki hubungan dengan teman-teman, dan perluas pergaulan. Dengan begitu, link dan networking-mu juga meningkat luas. Tak hanya bermanfaat untuk mempercepat kesuksesan, tersebut juga dapat jadi pengalih perhatian dari memori soal mantan.

4. Biar nggak teringat melulu, jajaki cari pekerjaan atau menekuni hobi. Bukan hanya cepat lupa, potensimu pun berkembang kan?

Bila kamu melulu duduk di rumah, menggandakan tidur dan bercita-cita saat bangun anda sudah lupa, tersebut namanya sia-sia. Kamu perlu kegiatan supaya memori tentang dia bukan lagi berenang-renang dalam pikiran. Bagi itu, carilah hal-hal baru atau mulai tekuni lagi hobimu. Menyibukkan diri dengan hal-hal yang berfungsi semacam tersebut tak melulu membuatmu tak punya masa-masa untuk berduka atau galau-galauan, namun dengan sendirinya menciptakan dirimu semakin berkembang. Kamu yang sebelum patah hati tidak pernah ke dapur, siapa tahu sesudah patah hati jadi jago masak. Boleh pun ‘kan?

5. Daripada terus memikirkan manisnya memori kebersamaan, mending cari latihan yang bermanfaat. Biar investasi masa-masa pacaran yang tidak berhasil nggak sia-sia

Namanya masih dalam keadaan patah hati, memori soal mantan seringkali hadir tanpa diundang. Saat mendatangi sebuah kafe, yang terbersit di kepalamu ialah “Dulu aku sama dia ngerayain anniversary di sini.” Mendengarkan lagu When You Tell Me That You Love Me di radio, anda langsung teringat ketika dulu dia mengaku cinta. Ah, memori semacam ini memang indah, namun tak terdapat gunanya.

Ini ialah saatnya anda meneliti apa yang sebetulnya terjadi. Setiap hubungan yang bubar tentu ada alasan, dan kamu dapat menemukannya serta menjadikannya pelajaran. Mungkin dia jengah karena anda terlalu cemburuan? Maka telah saatnya anda mengurangi sikap posesif itu. Mungkin pun kalian tidak jarang berantem sebab sama-sama kekanakan menghadapi masalah? Berarti ini saatnya guna belajar lebih dewasa.

6. Kamu telah bertemu satu orang yang salah. Sekarang jajaki tetapkan destinasi yang jelas guna hidupmu, supaya tak butuh bertemu dengan orang yang salah lagi di lantas hari

Konon katanya cinta tidak pernah salah, melulu saja kita dapat bertemu dengan orang yang salah. Anggap saja tersebut benar, maka ini ialah saatnya anda merevisi atau menilai kembali destinasi hidupmu. Mungkin destinasi hidupmu yang dulu masih ngawang-ngawang atau memang terlampau abstrak. Dengan menilai destinasi hidup yang jelas, minimal kamu dapat mulai menyusun cerminan langkah-langkah apa yang hendak kamu ambil. Kamu pun jadi tahu kira-kira orang laksana apa yang anda cari. Dengan mengenali diri sendiri laksana ini, bakal memperkecil kemungkinan anda bertemu dengan orang yang salah lagi.

Leave A Comment